Tulis Status Facebook yang Sindir TNI, Bripda Andrianto Langsung Dihukum Atasannya

0
1584

TORAJA, KOMPAS.com – Seorang anggota Sabhara Polres Tana Toraja bernama Bripda Andrianto membuat geger netizen di media sosial.

Hal ini bermula dari komentar Andrianto akan teror bom di Jalan MH Thamrin, Jakarta yang dianggap menghina TNI. Atasan Andrianto pun tak tinggal diam.

Kapolres Tana Toraja AKBP Arief Satryo langsung menghukum anak buahnya itu dan menahannya di sel tahanan.

“Dia tidak mengetahui dampak dari postingannya itu dengan menyindir teman-teman di TNI. Dia itu polisi baru yang lepas pendidikan dan kita sudah tindaki,” katanya seperti dikutip dari Antara, Rabu (20/1/2016).

Di dalam akun Facebook miliknya, Andrianto tanpa berpikir panjang membangga-banggakan korpsnya yang berjibaku dengan teroris di Jalan MH Thamrin dan mendeskriditkan TNI yang disebutnya justru bersembunyi di belakang polisi.

Kapolres pada hari itu juga langsung memanggil Bripda Andrianto untuk menghadap dan memberikannya penjelasan mengenai kecerobohan tersebut.
“Kapolres pada hari itu juga sudah memanggil yang bersangkutan dan memberikannya penjelasan. Setelah itu, anggota yang mem-posting di Facebook itu langsung ditahan di sel Polres. Sedangkan Kapolres langsung meminta maaf juga secara institusi,” kata Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Bahkan, Wakapolda Sulselbar Brigjen Pol Gatot Eddy Pramono saat mengikuti Rapat Pimpinan Komandan Satuan (Dansat) Terpusat di Kodam VII/Wirabuana, juga meminta maaf atas kecerobohan anak buahnya itu.

Barung mengaku jika beberapa hari setelah tulisan anak buahnya ramai di media sosial, anggota Polres dan TNI di Toraja banyak melakukan kegiatan secara bersama-sama untuk mengantisipasi adanya reaksi berlebihan dari sejumlah oknum.

“Postingan anggota Polres Tana Toraja di media sosial facebook itu memang memicu reaksi tapi sudah diantisipasi sedini mungkin,” ujar Frans.
Editor : Sabrina Asril
Sumber : Antara

Leave a Reply