“Polesan Sakti” Stephanie Juliancy

0
1238

Bandung,Idnewspaper- anak muda udah boleh pakai make-up? Let the controversy goes on. Yang jelas, Zetizen pasti udah memakai make-up dengan bijak dong. Kita nggak mungkin menutup mata tentang tren make-up yang berkembang seiring perkembangan dunia fashion, guys. Bahkan, karir make-up artist (MUA) aja makin tren loh di kalangan anak muda. Misalnya, Stephanie Juliancy yang belajar merias wajah sendiri sejak berusia lima tahun.

Suatu hari, sebelum berangkat ke karnaval Kartini di sekolah, Stephanie dandan sendiri biar make-upnya nggak tebal. “Meski hasilnya belum profesional, yang penting aku puas. Masuk SMA, aku tahu step make-up karena setiap hari dandan sendiri buat syuting,” terangnya. Bahkan, salah seorang teman modelnya pernah mengira Stephanie adalah MUA professional karena punya make-up tools yang lengkap. “Padahal, bukan he he. Aku emang suka ngoleksi alat-alat make-up sih,” kata dia.

Saat ditanya mana yang dipilih antara baju dan alat make-up, Stephanie langsung berseru, “Alat make-up dong!” Belajar dari pengalaman, dia pun akhirnya menekuni bidang make-up artist. Apalagi, Stephanie sadar bahwa prospek karir MUA di Indonesia makin cerah dan banyak dicari.

Eits, apa bedanya MUA dengan rias pengantin dan rias lain? Perias pengantin adalah MUA yang mendalami teknik rias pengantin. Yap, basically tugasnya sama aja kok. Hanya pendalamannya yang beda. Hasil riasan MUA pun nggak selalu cantik.

Kalau yang diminta riasan horor buat Halloween, hasilnya ya seharusnya seram.

Lalu, apa hal yang harus dipunya seorang MUA? “Mental yang baik,” jawab Stephanie mantap. Sebab, meski kelihatannya MUA bekerja sesuai dengan hobi dan santai, persiapannya harus dilakukan sejak dini hari loh! Belum lagi, seorang MUA harus pintar promosi jasa. “Harus sering ikut workshop dan lomba-lomba biar dikenal banyak orang dan gampang dapet koneksi,” jelasnya.

Oh ya, buat Zetizen yang pengin jadi MUA, jangan lupa buat mematangkan portofolio. Itu tip penting dari Stephanie.

Portofolio berguna buat menunjukkan ciri khas make-up-mu sekaligus jadi daya tarik. “Jangan kayak aku yang pas ikut lomba nggak punya portofolio. Alhasil, aku nge-make up wajahku sendiri dan minta tolong temanku ngefoto aku. Dari seluruh peserta, cuma aku yang pakai foto sendiri untuk portofolio,” ungkap Stephanie diselingi tawa.

Meski udah cukup eksis sebagai MUA, Stephanie nggak pernah berhenti belajar teknik make-up baru.

Yap, bukan cuma ilmu eksakta yang harus mengikuti perkembangan. Cewek yang nggak bisa hidup tanpa maskara itu juga berhasil menjadi runner-up The Body Shop JFW MUA Search 2012 dan 2nd Shu Uemura Brave Beauty Make-up Competition
2014. (fri/c14/rat)

Contact Person:💌: stephaniejeesh@gmail.com

Leave a Reply