Pilkada Jabar 2018, Gerindra Berharap “Ahok Kedua” Tak Terulang

0
422

SUKABUMI, KOMPAS.com – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) belum melakukan persiapan dalam menyambut perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Jawa Barat tahun 2018 mendatang.

“Untuk Pilkada Jabar belum ada persiapan. Meskipun sudah banyak tokoh yang mengkerucut untuk ikut,” kata Ketua DPP Partai Gerindra, Heri Gunawan seusai hadir dalam sebuah acara di Sukabumi, Selasa (7/3/2017).

Menurut dia, pada intinya Partai Gerindra terbuka untuk siapapun yang ingin ikut dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Jabar. Baik itu dari internal maupun eksternal.

“Kita ingin menang, kita gak mau ikut pilkada tapi kalah. Kita menginginkan kader internal, tapi kalau ada. Kalau ga ada, ya mau ga mau ngambil dari luar,” ujar anggota Komisi XI DPR RI itu.

“Tapi kalau lihat ‘kutu loncat’, mending gak usahlah, pusing amat. Kita berharap tidak terulang Ahok kedua atau Jokowi kedua pada intinya,” ucapnya.

Baca juga: Soal Pilgub Jabar, Ridwan Kamil Tunggu Pinangan Partai

Dia menuturkan, dalam pilkada serentak yang akan dilaksanakan 2018 ini ada target yang harus dicapai, tetapi tidak muluk-muluk, yakni kemenangan 60 atau 70 persen. Pada Pilkada 2017 ini, Partai Gerindra bisa menang sebesar 51 persen.

“Pada 2018 nanti kita berharap ada peningkatan 60 atau 70 persen. Itu kan harapan, tapi semuanya berbalik ke daerah dan figur masing-masing daerah,” pungkas dia.
Penulis : Kontributor Sukabumi, Budiyanto
Editor : Farid Assifa

Leave a Reply